Pengennya Hidup Enak Jadi Artis, Uya Kuya Terpaksa Nyaleg Gegara Pengalaman Pahit

Selamat datang Laxminvesto di Situs Kami!

Laxminvesto Showbiz  – Uya Kuya berkampanye keras untuk merebut kursi anggota DPR RI pada pemilu 2024 mendatang. Selama berkarier di dunia hiburan tanah air, Uya Kuya terkenal sebagai presenter dan komedian yang acaranya kerap membuat heboh. Di kalangan masyarakat. Pengennya Hidup Enak Jadi Artis, Uya Kuya Terpaksa Nyaleg Gegara Pengalaman Pahit

Hingga akhirnya ia memiliki channel YouTube sendiri yang menampilkan konten-konten inspiratif dan membantu masyarakat setempat. Konten-konten yang diunggahnya di media sosial kerap dihapus dengan ancaman pelaporan ke pihak berwajib. Yuk scroll untuk mengetahui cerita lengkapnya. Ayu Ting Ting Dilarikan ke Rumah Sakit, Ada Apa?

Dengan terjun di dunia politik dan menjalankan amanah, Uya Kuya berharap dapat membantu memperbaiki sistem peradilan yang menurutnya tidak merata bagi seluruh masyarakat. Sadar posisinya sebagai artis kurang berwibawa dalam hal tersebut, Uya Kuya memutuskan untuk menjadi bagian di dalamnya.

“Bukan sekedar podcast, tapi jaga sampai kasusnya selesai. Sebenarnya kita dapat laporan polisi, amplop coklat, ada intimidasi. Lalu beberapa orang penting justru menghapus konten kita karena takut,” kata Uya Kuya. Mengutip video YouTube Mata Najwa, Rabu 17 Januari 2024.

Istrinya pun langsung mendesak Uya untuk terjun ke dunia politik setelah pengalaman pahit ketidakadilan hukum di Indonesia. Bahkan, Uya Kuya mengaku sangat mudah baginya untuk menjadi artis yang mengubah hidupnya menjadi lebih damai karena memiliki penghasilan yang banyak.

Ia mengatakan, “Saya ingin terjun ke dunia politik meskipun saya memiliki gelar politik dari UI. Tapi saya bilang tidak masalah jika saya menjadi artis.

Belakangan, pada tahun 2022, Uya Kuya mulai mendapat tekanan lebih besar karena sering membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan terkait bantuan hukum. Uya Kuya bahkan sempat mendapat masalah dengan pihak berwajib saat dalam proses menegakkan keadilan terhadap masyarakat yang dibantunya.

“Tiba-tiba di tahun 2022, ketika kita mendapat banyak tekanan, ‘Saya pikir Anda harus masuk ke sistem karena sistem peradilan kita sangat buruk. Sedih sekali anak cucu kita menjadi korban,’” jelas Uya Kuya.

Pria 48 tahun itu menjelaskan, banyak masyarakat yang mengadu ke layanan bantuan hukum yang ia dirikan. Seperti halnya orang tua yang kehilangan anaknya, Uya Kuya mampu mempertemukan mereka kembali berkat usahanya. Selain proses hukum, Uya Kuya juga selalu memviralkan permasalahan kliennya agar mendapat perhatian pihak berwajib.

Tak sedikit masyarakat yang mengadu kepada Uya Kuya hingga melaporkan permasalahan tersebut ke pihak berwajib namun mendapat tanggapan keras. Pengennya Hidup Enak Jadi Artis, Uya Kuya Terpaksa Nyaleg Gegara Pengalaman Pahit

“Banyak yang mengadu ke kita. Ada yang dianiaya secara hukum, ada yang dianiaya aparat. Ada juga yang menjadi korban kejahatan. Tapi alhamdulillah sebagai artis atau youtuber bisa kita selesaikan berapa banyak kasus yang ada di kita.” ,” jelas Uya Kuya.

“Dia sudah serahkan ke anggota dewan, komisi nasional, ini-itu, tapi itu hanya rekomendasi, kepercayaan didengarkan oleh anggota dewan,” imbuhnya. Peneliti Senior BRIN: Indonesia saat ini bukan negara hukum melainkan negara politik. Peneliti Senior BRIN Siti Zhro menilai Indonesia saat ini bukan negara hukum melainkan negara politik, apalagi menjelang pemilu. Laxminvesto 7 Februari 2024